Selasa, 29 Januari 2019

Absurd

Nafsu membelenggu diri sehingga diri terus berbuat yg tidak baik bnyak melakukan dosa, hanya kata" Taubat yg terucap tetapi dalam hal pelaksanaan masih kosong belum bisa disebut bertaubat, ustad berkata taubat itu menyesali hal yg sudah diperbuat dan tidak dilakukan kembali tetapi dalam actionnya taubat hanya sekedar ucapan dihati, dia tau bahwa yg diperbuat itu sebuah dosa yg dilarang oleh Tuhan tetapi karena dorongan nafsu yg kuat ingin memuaskan diri sendiri akhirnya terjerumus kedalam nafsunya sendiri.

Menurut plato jiwa manusia terdiri dari 3 unsur dan satu unsur pewarna yaitu epithumia, thumos, logikon dan eros. Epithumia melambangkan nafsu" Rendah seperti makan, minum, sex. Thumos melambangkan hasrat atau harga diri damana seseorang ingin selalu disanjung dan dipuji. Logikon itu logika yang letaknya diatas bagian kepala berupa akal. Sedangkan eros adalah cinta sebagai pewarna yg menimbulkan rasa suka terhadap sesuatu. Untuk mengendalikam jiwa manusia akal yg harus dikedepankan karena akal akan mengontrol ketiga unsur tersebut.

Dalam buku strategi perang Sun Tzu untuk melejitkan potensi remaja dijelaskan bahwa ketika kita mengambil sebuah keputusan jangan sampai sebuah emosi mengalahkan logika dan hati nurani. Dari tulisan tersebut bisa kita ambil sebuah kesimpulan bahwa kontrol diri dengan mengedepankan akal bukan nafsu, hasrat, dan emosi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar